Senin, November 08, 2010

Sahabatku Mengatakan: Ku Temukan Diriku Di Facebook

 
Seorang temanku seperti tidak pernah lelah mengupdate status di Fb, situs jejaring sosial yang kali ini di gandrungi oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Hampir setiap waktu selalu saja ada kata2 yang baru yang tertulis di Facebooknya. Dan kata2 yang dia tulis selalu saja baru dan mendeskripsikan bahwa dia adalah orang yang sibuk, mempunyai relasi yang banyak, bisnis serta link dan jam terbang yang tinggi. Subhanallah, jika pertama kali teman2 sesama dunia mayanya melihat profil facebooknya pasti akan terkecoh. Ya itulah dia, dia menemukan dunia barunya dan jati dirinya di facebook. Dia merasa disanjung, dipuji, dihormati dengan status yang ada. Pernah ia juga curhat denganku bahwa hanya dengan inilah dia bahagia... dan dapat menemukan jati dirinya, ia merasa ada yang mencintainya, menyayangi, menghargai, dan memperhatikannya. Dia bebas berekpresi dengan apapun yang ia kehendaki, dia menemukan beribu teman yang dapat menghibur hatinya dan menceriakan hari2nya walaupun mungkin diantara seribu teman itu hanya 2% saja yang ia kenal dalam dunia nyata.



Dalam hatiku aku sangat trenyuh, mengapa ia sampai berkata dan berpikiran seperti itu... ya Allah Maafkan aku jika selam aku menjadi sahabatnya tidak pernah memikirkan sejauh itu tentang perasaannya merasa nggak pernah dianggap di dunia nyata oleh temen2nya sehingga ia memilih hidup di dunia maya serta menikmatinya.

4 komentar:

ahmedfikreatif mengatakan...

dunia maya atau dunia nyata khan hanya persoalan media saja to??
jd ya mungkin g ada beda anta dunia nayata dan maya...

tinggal di SOlo to??

Muhammad Edi Sutanto mengatakan...

Subhanallah :)
kasihan juga :)
hmm.. obat dari itu semua sepertinya ada..
bagiku obat itu adalah banyak-banyak silaturahmi :D hehehe..

INNEKE ASRINDANI BLOG mengatakan...

ahmed @ ia tergantung orangnya juga... kalau dia nyaman dengan kehidupan di dunia maya...

Ia saya di Solo, anda?

INNEKE ASRINDANI BLOG mengatakan...

Muh. Edi Sutanto @ He... ia aku sich kurang perhatian ma dia...

memang benar silaturahim adalah obat yang mujarab .... ayo silaturahim...